Pikir-pikir kira-kira truffle rasa apa yang disukai suami sebagai hadiah Valentine, saya memutuskan untuk membuat Matcha Truffle & Hoshigaki Truffle.
Kenapa matcha?
Karena kami berdua sangat menyukai dessert apapun dengan rasa matcha (Kami? haha.. ketahuan deh, saya juga mau ikut mencicipi coklatnya).
Kenapa hoshigaki?
Karena kebetulan masih tersisa hoshigaki 干し柿 (persimmon/ kesemek kering) oleh-oleh O Shougatsu dari mertua. Masih ada beberapa buah tergantung di jendela dapur, konon bisa tahan sampai O Shougatsu tahun depan? ^_^
So, instead of bikin plain truffle or almond truffle yang common, saya bikin hoshigaki truffle. Baru, unik, hemat dan enak ^ ^.
So, tema Valentine's Truffle tahun ini adalah "和風"
(わふ= wafu/ Japan taste)
抹茶トリューフ
90 gr White Chocolate
2 sdm Heavy Cream
1.5 sdm Milk
1 sdt Butter
Matcha powder
1. Potong kecil white chocolate. Masukan heavy cream & butter ke dalam cawan kecil, panaskan dalam Microwave (500W 30"- 1') hingga butter leleh, campur. Panaskan susu hingga hampir mendidih (Microwave 500W 20-30"), buang kulit lemaknya, campur dengan matcha powder secukupnya, sampai dihasilkan warna hijau dan rasa yang diinginkan.
2. Isi panci kecil dengan air, panaskan dengan api kecil. Masukkan white chocolate ke dalam bowl alumunium. Taruh bowl alumunium tersebut di atas panci kecil. Air jangan sampai langsung menyentuh bowl, sehingga coklat dipanaskan dengan uapnya saja.
3. Aduk melted white coklat hingga leleh benar, make sure tidak ada lump. Masukkan campuran milk & matcha, aduk, lalu masukkan heavy cream & butter. Aduk rata.
4. Biarkan dalam suhu ruang sampai adonan mengeras. Bisa juga dimasukkan ke dalam lemari es, asal jangan lupa check berkala jangan sampai beku. Adonan yang terlalu lembek atau terlalu keras tidak bisa dibentuk.
5. Adonan yang sudah mengeras dibentuk dengan tangan yang dilapisi dengan plastic wrap agar coklat tidak langsung menempel di tangan. Bola-bola coklat dimasukkan lemari es sebentar.
6. Masukkan matcha powder secukupnya ke dalam kantong plastik makanan yang transparan. Masukkan no. 5 satu persatu ke dalam kantong, kocok kantong pelastik agar matcha powder menempel dengan rata di permukaan truffle.
***
HOSHIGAKI TRUFFLE
干し柿トリューフ
Milk Chocolate
Dark Chocolate
1 buah Hoshigaki
2 sdm Milk
1 sdm Butter
2 sdm Heavy cream
Cocoa powder
Rum
1. Celup hoshigaki ke dalam air panas, angkat, keringkan dengan paper towel, potong dadu 0.5 x 0.5 cm. Potong kecil milk chocolate & dark chocolate, sisihkan dalam tempat yang terpisah. Masukkan milk & butter dalam cawan, panaskan dalam Microwave (500W, 30"-1') hingga butter leleh, campur.
2. Masukkan potongan milk chocolate ke dalam bowl alumunium. Taruh bowl alumunium tersebut di atas panci kecil. Air jangan sampai langsung menyentuh bowl, sehingga coklat dipanaskan dengan uapnya saja.
3. Aduk melted milk coklat hingga leleh benar, make sure tidak ada lump. Masukkan campuran heavy cream & butter, hoshigaki potong dan beberapa tetes rum untuk memberikan aroma. Aduk rata.
4. Biarkan dalam suhu ruang sampai adonan mengeras. Bisa juga dimasukkan ke dalam lemari es, asal jangan lupa check berkala jangan sampai beku. Adonan yang terlalu lembek atau terlalu keras tidak bisa dibentuk.
5. Adonan yang sudah mengeras dibentuk dengan tangan yang dilapisi dengan plastic wrap agar coklat tidak langsung menempel di tangan. Bola-bola coklat dimasukkan lemari es sebentar.
6. Sambil menunggu bola-bola coklat didinginkan, masukkan potongan black chocolate ke dalam bowl alumunium, ulang langkah no. 2.
7. Celupkan bola milk chocolate ke dalam lelehan black chocolate. Biarkan dalam suhu ruang sampai permukaan coklat setengah mengering (coklat tidak menetes).
6. Masukkan cocoa powder secukupnya ke dalam kantong plastik makanan transparan. Masukkan bola coklat satu persatu ke dalam kantong, kocok kantong plastik agar cocoa powder menempel dengan rata di permukaan truffle.
***
Beruntung karena bulan Februari di Jepang masih lumayan dingin, untuk mendinginkan coklat tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari es. Kebetulan di rumah saya ada 1 kamar yang tidak digunakan, tinggal buka jendela lelehan coklat bisa membeku dengan cepat ^ ^. Penggunaan bowl alumunium sangat membantu proses pelelehan maupun pembekuan, dikarenakan alumunium merupakan penghantar panas yang baik, sehingga suhu uap panas bisa langsung sampai ke coklat begitu pula suhu dingin.
tadaa....


0 comments:
Post a Comment